Monday, June 20, 2016

Mengurus Bank Garansi sendiri

Dalam dunia proyek terutama proyek pemerintahan bidang konstruksi, bank garansi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan lagi, Hampir semua proyek dibidang konstruksi wajib menggunakan bank garansi. Bank Garansi digunakan sebagai garansi atas suatu proyek apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jenis Bank Garansi juga bermacam-macam, pada umumnya yang biasa digunakan dalam proyek pemerintahan adalah Bank Garansi untuk Pelaksanaan Pekerjaan(Performance Bond) Bank Garansi untuk Penerimaan Uang Muka Kerja (Advance Payment Bond), dan Bank Garansi untuk Tender (Bid Bond/Tender Bond).

Jasa pengurusan Bank Garansi sudah cukup banyak bersebaran di Internet, namun tidak ada salahnya untuk mengurus sendiri dikarenakan biaya yang dikeluarkan untuk mengurus sendiripun sangat terjangkau, berbeda jauh dengan menggunakan jasa yang ada.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mengurus Bank Garansi, berikut adalah tata cara pengurusan Bank Garansi berdasarkan pengalaman dari kami :

1. Buat kontra Bank Garansi
Untuk membuat kontra Bank Garansi salah satu caranya adalah melalui Jamkrindo atau Askrindo. Biasanya Bank Pemerintah maupun Bank BUMD hanya menerima kontra Bank Garansi dari Asuransi tsb

2. Setelah membuat kontra Bank Garansi selanjutnya adalah bawa berkas-berkas tersebut ke Bank Pemerintah atau Bank pemerintah daerah setempat.

proses pembuatan Bank Garansi secara umum memakan waktu kurang dari 1 minggu. Bank Garansi sangat berguna apabila digunakan untuk mencairkan uang muka ataupun retensi, dikarenakan akan sangat memudahkan dalam mengatur cashflow perusahaan dan membuat proyek berjalan dengan lancar.


No comments:

Post a Comment